Anak Windows vs Anak Linux

Saya punya kesimpulan asal – asalan, bahwasannya, siapapun Anda, apapun latar belakang Anda dan dari manapun Anda berasal. Kemungkinan besar, sekitar 85 – 90% dari Anda yang membaca tulisan ini menggunakan komputer atau laptop, Anda pasti menggunakan Operating System Windows?

Betul atau tidak? (tulis dikolom komentar ya bro/sist)

OS besutan microsoft yang dimulai dari Bill Gates ini adalah OS yang kemungkinan besar, OS pertama kali yang kamu gunakan ketika memulai menggunakan perangkat Komputer atau laptop.

Bahkan mungkin sebagain dari Anda memulainya menggunakan Microsoft DOS sebelum akhirnya Windows muncul.

Yang jadi persoalan adalah ketika Anda menggunakan OS versi bajakan, hemmm adakah rasa berdosa menghinggapi diri Anda ketika Anda membaca tulisan ini? Ingat, ibu Anda dirumah, ayah Anda mencari nafkah, mereka sudah tua… (yak, ga nyambung dan ini adalah tipe2 motivator yang isi materinya cuma bikin orang nangis, dan merasa berhasil memotivasi…) Continue reading “Anak Windows vs Anak Linux”

Google AMP – Accelerated Mobile Pages in WordPress

Pada perhelatan Google i/o beberapa waktu lalu, google memperkenalkan beberapa jajaran teknologi baru yang mereka kembangkan, Android ‘O’, AI dan untuk dunia per-website-an google memperkenalkan kembali Google AMP.

Google Accelerated Mobile Pages atau Google AMP adalah technology terbaru google agar website kita yang mengandung banyak konten (Rich content) dapat terload dengan cepat, sebagian ahli SEO, meng-claim bahwa Google AMP ini dapat menaikan page rank. Continue reading “Google AMP – Accelerated Mobile Pages in WordPress”

Antara Keamanan Negara dan Privasi Pengguna – Aplikasi telegram diblok di Indonesia

Beberapa hari yang lalu sebelum artikel ini tayang, ada satu peristiwa yang cukup viral dan menjadi bahan perbincangan banyak orang Indonesia, khususnya mereka para netizen dan para penumpul nomor handphone untuk dijadikan group dan menyebar iklan didalamnya.

Yup, isu yang hangat, telegram di block, walau baru halaman webnya yang ke block, tapi tetep bikin heboh seanteor netizen Indonesia, karna banyak yang menggunakan Telegram di Indonesia.

Lalu sebenernya apa alasan Kominfo mem-blokir telegram? karna telegram jadi ajang menyebarkan ajaran sesat (_jangan kaitkan dengan SARA_).

Pertanyaannya, kenapa mereka lebih memilih menggunakan telegram untuk mengajarkan kesesatan kebencian dan kebohongan? karna telegram adalah aplikasi yang benar – benar memberikan tingkat privasi yang tinggi bagi penggunanya.

Dengan masuknya kominfo ke dalam ‘tubuh’ telegram dengan meminta report nomor pelanggan yang digunakan utnuk melakukan penyelidikan tindak kejahatan, maka secara sadar dan tidak langsung, telegram telah menurunkan tingkat privavsi aplikasinya..

Namun jika itu alasannya, saya termasuk yagn setuju.. bagaimana dengan Anda?

Berpindah Halaman dengan Ionic 3 dan Angular4

Ok,

Pada kesempatan kali in, kita akan melanjutkan Membuat Mobile Application dengan Ionic 3 dan Angular4 yang telah kita mulai pada artikel sebelumnya. Yang belum baca artikel sebelumnya bisa melihatnya disini.

Jika kamu mencari tutorial ini, saya anggap kamu sudah bisa membuat project baru dengan menggunakan Ionic 3, jika belum silahkan baca artikel saya sebelumnya.

Pada tutorial ini kita akan berpindah dari halaman awal (Home) ke halaman Profile dengan menggunakan Button (tombol) yang ada di halaman home dan melink ke halaman profile.

Jika kamu memulai project Ionic 3 dari awal dengan template blank, maka langkah pertamanya, kamu membuat halaman baru dengan nama profile, untuk membuat halaman baru, Ionic CLI telah menyapkan short cut nya.

Pada command prompt, jalankan perintah berikut

penjelasannya, kita menggunakan perintag generate (g) dengan tipe page dan nama halamannya profile.

maka kamu akan mempunya satu halaman baru, halaman profile yang ada di bawah folder src/pages.

Selanjutnya kita buat button pada halamana home (home.html) dan menambahkan atribute click. berikut contohnya

atribute tag (click) di beri value dengan nama fungsi pindah(), hal ini memberi tahu aplikasi, jika tombol klik ditekan, silahkan jalankan perintah pindah().

Selanjutnya, kita buat fungsi pindah() pada home.ts, berikut code nya

pada fungsi pidah(), kita menggunakan navigation controller (navCtrl) dengan tipe push() dan kita isi dengan halaman nama class dari halaman profile (profile.ts) yang baru kita bikin.

Silahkan jalankan aplikasi Anda dengan menjalankan perintah

Selamat mencoba,

Membuat Mobile Application dengan Ionic 3 dan Angular4

Hallo,

Lama tak berjumpa, kali ini saya akan menuliskan tutorial untuk memulai pemrograman mobile application dengan menggunakan Ionic 3.

Jika Ionic 2 muncul dengan Angular 2,di versi Ionic terbaru ini, Ionic 3, muncul dengan Angular 4. Banyak fitur yagnditambahkan, yang sering dibahas adalah kemampuan Lazy loading pada ionic 3 ang diadaptasi dari Angular4.

Tapi pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas jauh apa saja perubahan yang ada pada ionic 3. Saya hanya akan membantu kamu untuk memulai aplikasi mobile dengan Ionic 3.

Tolong dipastikan kamu memiliki NodeJS terinstall pada komputer kamu, Nodejs Bisa di download dibawah ini klik logonya:

Download Nodejs

setelah nodejs terinstall, kamu wajib install cordova melalui command line, dengan mengetikan perintah berikut

Lalu, langkah selanjutnya kamu bisa menginstall Ionic dari NPM dengan menjalankan perintah berikut di command line

Pada langkah ini, kamu sudah menginstall ionic framework, untuk memastikan bahwa ionic sudah terinstall, kamu bisa menjalankan perintah berikut di command line

untuk memulai membuat project pertama kamu, silahkan jalankan perintah berikut di command line

Kamu akan membuat project basline dari template blank. Bisa juga kamu mengganti blank dengang menu atau tabs.

Untuk melihat project yang baru kamu buat, kamu bisa menjalankan perintah berikut

Demikian tutorial Memulai Membuat Mobile Application dengan Ionic 3 dan Angular4.

Selamat mencoba